zainul

Kecepatan lepas parasit

In Catatan fisika on April 27, 2014 at 8:51 pm

“Pergi kau ke luar angkasa!”

Rekan yang parasit tentu saja perlu dienyahkan dari muka bumi. Tapi sebelum merealisasikan hasrat tersebut, kita harus mengerti tentang kecepatan lepas (escape velocity). Parasit tersebut perlu dilemparkan dengan kelajuan yang tidak kurang dari

v_{esc}=\sqrt{\frac{2GM}{R}}=11181 m/s                               (1)

Kelajuan yang kurang dari v_{esc}, akan menyebabkan si parasit kembali lagi. Pada persamaan di atas, G=6.67\times 10^{-11}\,{\rm Nm^2/kg^2} adalah konstanta gravitasi universal, M=5.97\times 10^{24} kg adalah massa bumi dan R=6.37\times 10^{6} m adalah jari-jari bumi.

lemparBayangkan melemparkan si parasit ke arah horisontal. Karena gravitasi ia akan jatuh ke bumi. Semakin besar kelajuan awal yang diberikan maka semakin jauh si parasit itu terlempar sebelum  mencapai tanah. Dengan kelajuan yang cukup, si parasit dapat dilemparkan sehingga ia mendarat di sisi yang berlawanan di permukaan bumi. Ini tidak cukup, meskipun cukup jauh, tetap saja di planet yang sama. Parasit adalah bahaya laten. Oleh karena itu, bulatkan tekadmu, parasit harus enyah dari muka bumi.

Tentang perjalanan waktu

In Catatan fisika, Fiksi, Opini on Februari 26, 2014 at 2:51 pm

Jika saya punya mesin waktu, bagusnya diapakan ya?

Mesin itu tidak boleh jatuh ke tangan oknum yang tidak bertanggung jawab, karena bisa saja ia gunakan untuk kembali ke masa lalu dan membunuh nenek moyangnya sendiri. Tapi ini menimbulkan paradoks. Tindakan tersebut dapat mengubah masa depan sehingga orang itu tidak pernah lahir, tidak tumbuh besar, tidak jadi gila, tidak menemukan mesin waktu dan tidak kembali ke masa lalu untuk membunuh nenek moyangnya. Artinya peristiwa pembunuhan tersebut tidak terjadi,  sehingga orang itu bisa lahir, tumbuh besar, jadi gila, menemukan mesin waktu, lalu kembali ke masa lalu dan berhasil membunuh nenek moyangnya. Nah loh. Kontradiksi ini sepertinya menunjukkan bahwa mesin waktu tidak mungkin ada.

Pada alam semesta yang deterministik, paradoks di atas tidak akan terjadi.

Tentang “the good old Dell”, LogMeIn dan iPad

In Opini, Oprek on April 29, 2012 at 4:16 pm

Komputer Dell Inspiron  yang kini berusia 6 tahun itu sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan. Sama seperti pemiliknya, komputer Dell tersebut sudah mulai ber”uban”. Perhatikan dua pita putih vertikal membelah layar.

Selain masalah pada monitornya, komputer tersebut sebenarnya baik-baik saja. Processor-nya Intel Core Duo 1.67 GHz,  RAM 2 GB, dengan kartu grafik ATI Radeon X1400. Munculnya “uban” sejak 5 bulan lalu itu benar-benar mengganggu. Entah ada hubungannya atau tidak, Dell tersebut juga tidak mampu lagi berbagi (dan ekstensi) monitor dengan TV lewat kabel VGA.