zainul

Perusakan simetri secara spontan.

In Fiksi, Opini on Maret 29, 2011 at 4:29 pm

Seorang anak bertanya kepada seorang ulama: “Haramkah hukumnya kentut yang cenderung menyembur ke kanan?” Mendengar pertanyaan tersebut serentak jemaah yang lain tertawa terbahak-bahak. Selama ini di pesantren Lautan tempatnya mengajar belum pernah ada yang menanyakan hal tersebut. Selama bertahun-tahun sang kiai menimba ilmu agama belum pernah sekalipun terbersik dibenaknya untuk mempertanyakan hal tersebut.

Spontan saja beliau menjawab “Tidak, tidak. Tidak ada aturannya itu”.

Anak itu menyela “Tapi kiai dari pesantren Daratan bilang iya”

“Katanya masing-masing kita dijaga dua malaikat yang masing-masing berada di sebelah kanan dan kiri, Raqib dan Atid”

“Malaikat Raqib mencatat amal kebaikan, sedangkan malaikat Atid mencatat keburukan”

Sang kiai mengangguk tanda sependapat.

“So, what?” Tanyanya dalam bahasa Inggris yang disambut tawa jemaah lain.

Memang selama ini pesantren Daratan dan Lautan saingan. Keduanya juga berafiliasi dengan dua partai politik yang berbeda.

“Kentut yang cenderung menyembur ke kanan akan menyinggung perasaan malaikat Raqib” lanjut sang anak.

Sang Kiai mulai emosi.

“Sembarangan saja, bilang sama Kiai Daratan, malaikat itu tidak mengenal emosi”. Selanjutnya sang Kiai bercerita panjang lebar tentang akal dan nafsu, bagi malaikat, manusia dan binatang.

Tidak puas dengan penjelasan sang kiai, si anak gundah gulana. Dalam kegundahannya itu ia bertemu  seseorang yang ternyata adalah seorang fisikawan. Setelah mendengarkan permasalahan yang dihadapi sang anak, sang fisikawan tersenyum dan berkata “Saya tidak bisa menjawab pertanyaanmu. Tapi, saya mungkin bisa menjelaskan mengapa kentutmu cenderung menyembur ke sebelah kanan”

(Cerita ini fiktif, segala kesamaan karakter adalah kebenaran belaka)

  1. mantap kak inul ceritanya..
    wah ngeblog nih kak, banyak posting2 mencerahkan selanjutnya🙂

  2. jadi gimana penjelasan secara fisika,nul..?

  3. @arul: semoga. Mudah-mudahan semangat ngeblog saya tidak panas-panas tahi ayam
    @desty:🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: